Iklan

Tips-tips Sebelum Melakukan Koreksi Warna dengan Photoshop

Tujuan utama Photoshop adalah sebagai 'kotak hitam' dimana gambar bisa diperbaiki dan disempurnakan. Pertanyaanya kemudian adalah, bagaiamana Anda tahu bahwa suatu gambar memerlukan touch-up? Anda dapat berasumsi setiap gambar dapat terlihat sedikit (bahkan banyak) lebih baik dengan kamera berbeda. Namun Anda masih dapat menyesuaikan paparan, meningkatkan kontras, atau meningkatkan saturasi gambar tersebut, dan Photoshop adalah alat yang tepat untuk memperbaiki gambar.

Belajar bagaimana menemukan sumber masalah dan selanjutnya memilih teknik koreksi yang tepat merupakan bagian penting untuk menguasai Photoshop. Berbagai tools berbeda tersedia di Photoshop, namunn beberapa diantaranya lebih berguna daripada yang lain. Dengan menganalisis tools mana yang paling penting dan menentukan dimana situasinya mungkin membantu Anda, Anda dapat mencapai pemahaman yang lebih menyeluruh tentang koreksi warna.


touch up, memperbaiki gambar, langit, pudar, belajar photoshop, pemula,


Tips-tips Sebelum melakukan Koreksi Warna

Para pemula sering kesulitan saat mengoreksi warna atau menyempurnakan sebuah gambar. Mereka umunya melupakan tujuan utamanya yaitu membuat gambar terlihat lebih baik tapi tetap dapat dipercaya (realistis). Banyak pengguna telalu 'berlebihan' dalam memperbaiki gambar. Jika gambar mulai terlihat tidak realistis atau berubah, itu akan mengganggu orang yang melihatnya. Meskipun membuat gambar terlihat realistis itu membutuhkan latihan, namun tips-tips berikut mungkin bisa membantu Anda ketahui sebelum Anda mulai mengoreksi sebuah gambar:
  • Mengidentifikasi kesalahan pada gambar. Sebelum Anda memperbaiki sebuah gambar, pastikan Anda telah mengetahui apa yang salah pada gambar tersebut. Apakah terlalu gelap? Apakah langit terlihat luntur? Apakah gambar pudar oleh waktu? dan sebagainya. Buatlah daftar dan prioritaskan masalah yang Anda temukan disetiap gambar. Ini cara termudah untuk memperbaiki banyak masalah pada satu waktu, dan jika Anda telah mengetahui masalahnya, Anda akan tahu kapan harus berhenti dan tidak berputar-putar dengan gambar tersebut.
  • Bekerja pada salinan gambar. Sebelum Anda mulai melakukan koreksi warna pada sebuah gambar, sebaiknya Anda mencopy-nya terlebih dahulu. Dengan cara ini, Anda dapat mengembalikannya ke gambar aslinya jika Anda membuat sebuah kesalah atau Anda terlalu 'berlebihan' dalam melakukan touch-up. Setelah Anda membuaka file gambar, pilih menu File > Save As dan beri nama duplikat gambar yang akan Anda perbaiki. Koreksi warna dapat menjadi proses yang destruktif (merusak), yang berarti Anda tidak dapat kembali ke keadaan semula jika Anda telah memulainya. Dengan tetap menjaga file asli atau dengan menggunakan adjustment layer, Anda dapat membuat proses koreksi menjadi nondestruktif. Beberapa pengguna juga memilih untuk menduplikasi layer background di bawah layer.
    koreksi warna, tips-tips, memperbaiki gambar, belajar photoshop, pemula
  • Mengedit dengan adjustment layer. Adjustment layer memungkinkan Anda untuk menerapkan sebagian besar koreksi sebagai efek yang tidak merusak. Efek akan ditambahkan sebagai layer di atas gambar yang sebenarnya. Adjustment layer dapat dicampur, di-mask, atau dihapus kapan saja. Selain itu, jika Anda memilih Adjustment layer, Anda dapat menyesuaikannya pada Adjustment layer. Modifikasi yang sama tersedia di antara Adjustment menu dan Adjustment panel. Anda harus bekerja dengan sebuah Adjustment layer ketika tersedia karena fleksibilitasny akan menjadi sangat penting untuk perbaikan selanjutnya.
  • Lakukan evaluasi. Tidak salah jika Anda kembali dan memeriksa pekerjaan Anda. Buka salinan file asli dari gambar dan bandingkan dengan gambar yang sudah Anda kerjakan. Perbandingan before-after ini bisa sangat berguna. Jika Anda kebetulan Anda orang di sekitar Anda, cobalah juga untuk minta pendapat mereka tentang koreksi yang sudah Anda lakukan.
  • Gunakan smart filter. Ini akan membuka sebagian besar filter dan beberapa penyesuaian gambar termasuk Shadows/perintah Highlights dan Variations. Anda tinggal memilih menu Filter > Convert for Smart Filters.