Iklan

Bagaimana Sebuah Gradient BIsa Terbentuk??

Gradien adalah perpaduan secara bertahan antara dua atau lebih warna. Anda dapat menggunakan gradien untuk membuat latar belakang foto yang realistis atau menggambar dalam bidang seperti langit yang blown-out. Gradient tool ini sangat fleksibel dan menawarkan Gradient Editor yang serbaguna untuk membuat custom gradien. Sebelum Anda menggunakan Gradient tool, sebaiknya kita pelajari dulu bagaimana sebuah gradient bisa terbentuk.

Gradient Editor

Semua gradien diedit menggunakan Gradient Editor (yang tersedia saat Anda mengaktifkan Gradient tool). Untuk mengaksesnya, klik thumbnail dari gradien di bar Options:
    membuat gradient, photoshop, cs6, belajar photoshop, pemula,
  • Preset. Anda memiliki beberapa gradien preset untuk dipilih, dan Anda dapat mengakses nya  melalui thumbnail yang ada. Selain itu, Anda dapat memuat gradien lain dengan mengklik panel submenu. 
  • Name. Memberi nama setiap gradien dapat membuat kita lebih mudah untuk memilah-milah gradien.
  • Gradient Type. Dua kategori utama dari gradien adalah solid dan noise. Solid gradient menggunakan warna dan opacity berhenti dengan perpaduan yang bertahap di antaranya. Noise Gradient mendistribusikan warna secara acak dalam rentang yang telah ditentukan oleh pengguna. Keduanya memiliki antarmuka yang unik.

Editor solid

Solid Gradient akan memadukan satu warna ke warna lain, sehingga memberikan sebuah gradasi yang tradisional.
membuat gradient, photoshop, cs6, belajar photoshop, pemula, gradient editor
  • Smoothness. Opsi ini mengontrol tingkat di mana warna akan berpadu. Anda dapat mengatur perpaduan secara bertahap atau tidak. Semakin besar angkanya, Photoshop akan semakin mengoptimalkan penampilan campuran.
  • Opacity stops. Sebuah gradien bisa memuat paduan antara nilai-nilai opacity. Untuk menambahkan dimana opacity akan berhenti, klik pada area kosong di bagian atas spektrum gradien. Untuk menyesuaikan dimana akan berhenti, klik, kemudian ubah bidang Opacity.
  • Color stops. Sebuah gradien sederhana hanya berisi dua warna. Namun, Anda mungkin ingin menggunakan gradien yang lebih kompleks dalam proyek Anda. Anda dapat mengklik di bawah gradien untuk menambahkan dimana warna akan berhenti. Klik dua kali dimana area tersebut, untuk mengedit warna gunakan Adobe Color Picker.
  • Stop Editor. Gradien stops yang dipilih dapat pula disesuaikan secara numerik. Anda dapat mengedit opacity, warna, dan lokasi (0-100%, dibaca dari kiri ke kanan.)
  • Midpoint. Diantara dua stops (tempat warna atau opacity berhenti) adalah titik-titik tengah (midpoint). Secara default titik tengah merupakan pertengahan antara dua stops. Anda dapat mengatur titik tengah untuk menggeser keseimbangan gradien.

Noise Editor


Gradients noise menggunakan rentang warna tertentu untuk membuat noise. Gradien ini tidak membaurkan warna dengan halus, melainkan, membuat gradien baru setiap kali Anda mengklik tombol Randomize:
membuat gradient, photoshop, cs6, belajar photoshop, pemula, gradient editor
  • Roughness. Gradien noise menggunakan pengaturan  roughness untuk menentukan berapa banyak warna yang berbeda yang digunakan untuk membuat Noise.
  • Color Model. Anda dapat memilih antara tiga model: Red-Green-Blue, Hue-Saturation-Brightness, atau Lab.
  • Color Range sliders. Menyesuaikan berbagai warna yang tersedia untuk gradien. Geser slider hitam dan putih hingga berdekatan satu sama lain untuk membatasi jumlah warna yang digunakan dalam gradien noise.
  • Options. Anda dapat memilih untuk lebih membatasi warna serta memperkenalkan transparansi secara acak. Untuk membuat gradien baru, klik tombol Randomize. Setiap kali Anda mengklik, gradien baru dihasilkan.
  • New button. Untuk menambahkan gradien ke jendela Presets, ketik nama ke dalam kolom Name, kemudian klik tombol New. Gradien baru ini belum disimpan secara permanen melainkan disimpan sementara dalam file Preferensi. Anda harus mengklik tombol Save dan arahkan ke folder Presets Anda (di dalam folder aplikasi Photoshop) untuk menyimpannya. Pastikan untuk menambahkan nama file dengan ekstensi .grd untuk menginformasikan Photoshop bahwa itu adalah sebuah set gradien.