Iklan

Membuat dan Menyimpan Dokumen baru di Photoshop

Setelah kita mengetahui berbagai tool dan fungsinya pada artikel sebelumnya, kali ini kita akan mulai belajar bagaimana caranya membuat dokumen baru di photoshop sebab ini adalah hal pertama yang harus dilakukan saat kita membuat atau mengedit gambar/foto.
Untuk memulai mengedit gambar/foto di photoshop, ada beberapa cara yang dapat kita lakukan yaitu:

Membuat dokumen baru

Membuat dokumen baru di photoshop artinya kita membuat sebuah kanvas baru yang nantinya dapat kita  tambahkan objek/gambar di atasnya, caranya masuk ke menu file, lalu klik new. Setelah itu, akan muncul sebuah jendela baru seperti gambar dibawah untuk pengaturan awal kanvas yang dibuat.

membuat dokumen baru, file baru, adobe photoshop, cs6


Isi kolom name dengan nama file yang akan kita buat.

Kolom preset merupakan beberapa  pilihan lebar dan tinggi gambar yang sudah disediakan oleh photoshop. Jika ukuran default pada preset yang disediakan tidak ada yang sesuai dengan keinginan, maka pilih saja custom. Lalu isi kolom width (lebar) dan height (tinggi) sesuai dengan keinginan kita. Kita juga dapat mengganti satuannya menjadi inci, centimeter, millimeter, dsb. Misalnya kita ingin membuat cover timeline facebook dengan ukuran 180x135 pixel, maka masukkan kolom width dengan 180 pixel dan height dengan 135 pixel.

Kolom resolution adalah untuk mengatur kualitas gambar yang akan kita buat. Jika kita ingin membuat gambar untuk keperluan web, resolusi 72 pixel/inch sudah cukup bagus untuk digunakan. Namun jika kita ingin membuat gambar untuk desain yang cukup detil, setidaknya resolusi yang kita gunakan adalah 300 pixel/inch. Semakin besar resolusi yang kita berikan maka semakin baik gambar yang dihasilkan.

Color mode adalah mode warna yang nantinya akan digunakan menjadi mode warna yang ada pada mode pilihan warna saat kita membuat/mengedit gambar. Ada 5 pilihan mode warna pada color mode ini yaitu:
  • Bitmap. Pada mode ini, gambar yan dibentuk hanya berupa titik-titik (pixel) hitam dan putih. Kualitas gambar yang dihasilkan mode ini sangat tidak baik sehingga tidak direkomendasikan untuk digunakan.
  • Grayscale. Merupakan mode dengan warna hitam dan putih.
  • RGB color.  Mode ini memiliki komponen warna merah (R), biru (G), dan biru (B) dengan rentang nilai dari 0 sampai 225. Misalnya nilai RGB untuk warna hitam adalah (0,0,0)  sedangkan untuk warna putih nilai RGB-nya adalah (225,225,225). Mode ini merupakan yang paling sering digunakan untuk mengolah foto/gambar.
  • CMYK color. Merupakan mode yang memiliki warna sesuai dengan warna yang terdapat pada printer. Warna ini diberi nilai dengan persentase dari 0 hingga 100. Para desain grafis biasanya mengkonvert pekerjaan mereka dari RGB ke CMYK untuk melihat hasilnya sebelum di cetak.
  • Lab color. Pada lab color, warna akan diripresentasikan oleh 3 komponen yaitu:
  • - Lightness atau kecerahan, dengan rentang nilai antara 0 hingga 100.
  • - Warna merah sampai hijau, dengan rentang nilai antara -127 hingga 127
  • - Warna biru sampai kuning. Dengan rentang nilai antara -127 hingga 127
Color mode yang dipilih nantinya masih bisa dirubah saat pengeditan gambar melalui menu images -> mode, lalu pilih color mode yang diinginkan.

Background contents adalah untuk menentukan warna latar belakang (warna kanvas) yang akan digunakan. Ada 3 pilihan yang dapat digunakan, yaitu white untuk warna putih, background color untuk menentukan warna latar belakang sesuai yang diinginkan dan transparent untuk membuat kanvas menjadi transparan.

Dan untuk kolom advance biarkan saja pada pengaturan defaultnya.

Jika anda nantinya akan banyak menggunakan pengaturan di atas, anda juga dapat menyimpannya menjadi preset baru sehingga kita tinggal memilihnya saat hendak menggunakan pengaturan yang sama.

Menyimpan File 


Jika proses editing sudah selesai, maka langkah terakhir yang harus dilakukan adalah menyimpan file agar bisa digunakan. Untuk menyimpan file, klik menu File -> Save As.
Secara otomatis file akan tersimpan dalam format Photoshop Document (.psd atau .pdd). Jika kita masih ingin mengeditnya di kemudian hari, maka kita harus menyimpannya dalam format ini.

Namun bagaimanapun, kita juga perlu untuk menyimpannya dalam format file yang lebih umum seperi .jpeg, .png, .gif, agar bisa digunakan untuk keperluan lain seperti ingin dicetak atau ingin menguploadnya ke website.
Untuk menyimpan file ke format web seperti di atas, maka klik menu File -> Save for web.
Maka akan muncul jendela baru untuk mengatur format dan kualitas gambar yang ingin kita simpan seperti di bawah ini.


Kita dapat mengatur format apa yang kita inginkan (.jpeg, .png, .gif, atau .wbmp) serta kualitas gambarnya (high,medium, atau low) dan masih banyak pengaturan lainnya termasuk ukuran gambar. Anda tidak perlu khawatir karena di samping kiri window disediakan preview sehingga kita dapat langsung melihat hasil dari setingan yang kita buat.
Jika settingannya sudah sesuai, tekan enter 2 kali lalu isikan nama file gambar yang akan kita simpan. Selesai..

Nah...Itulah cara untuk membuat dan menyimpan dokumen baru  di photoshop, saya akan lanjutkan tentang cara menyimpan file pada artikel berikutnya.
Selamat mencoba dan sukses selalu..